Monitoring Pengawas Pembina di MTsN 1 Pontianak : Pastikan Pembelajaran Daring dan Kurikulum Madrasah Berjalan Optimal
Pontianak – Pengawas Pembina Madrasah, Hj. Wafida, M.Pd., melaksanakan monitoring dan pembinaan di MTs Negeri 1 Pontianak pada Kamis 24 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau efektivitas pembelajaran daring selama masa darurat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Pontianak, sekaligus melakukan pembinaan kurikulum.
Kunjungan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi tersebut disambut langsung oleh Kepala MTsN 1 Pontianak, Arifin Gunandar, S.Pd.I., beserta jajaran Wakil Kepala Madrasah dan dewan guru.
Adapun agenda utama dalam monitoring kali ini meliputi supervisi pelaksanaan pembelajaran daring serta pengoreksian dokumen Kurikulum Madrasah (KM) MTsN 1 Pontianak bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Sigit Wahyudi, S.Pd.
Untuk agenda supervisi akademik, Pengawas Pembina melakukan analisis Capaian Pembelajaran (CP) mata pelajaran Matematika. Analisis dilakukan secara berjenjang kepada tiga guru, yakni CP kelas VII oleh Bapak Fedi Irawan, S.Si., kelas VIII oleh Ibu Saidah, S.Pd., dan kelas IX oleh Bapak Sigit Wahyudi, S.Pd. Supervisi mencakup perangkat ajar, kesesuaian CP dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), kesiapan media daring, serta strategi interaksi guru dengan peserta didik.
Kepala MTsN 1 Pontianak menegaskan bahwa pembelajaran daring merupakan langkah mitigasi untuk melindungi kesehatan warga madrasah tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan.
"Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kunjungan dan arahan dari Ibu Pengawas Pembina. Monitoring ini menjadi penguatan bagi kami untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan optimal, efektif, dan bermakna meski dilaksanakan secara daring, serta memastikan Kurikulum Madrasah kami sudah sesuai regulasi," ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Pembina mengapresiasi kesiapan dan respons cepat MTsN 1 Pontianak dalam menghadapi situasi darurat. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu pembelajaran, kreativitas guru dalam menyampaikan materi di ruang virtual, serta memastikan ketepatan penyusunan CP dan Kurikulum Madrasah sebagai pijakan utama pembelajaran.
Kegiatan monitoring diakhiri dengan diskusi, koreksi dokumen kurikulum, dan pemberian arahan terkait evaluasi serta inovasi pembelajaran di masa darurat.